Ocehan Saya

Just another WordPress.com site

Surat Untuk Anda

Hello You, it’s been a long time since our last talk ya.. Selama ini saya seradak-seruduk, ternyata Anda selalu ada. Saya aja yang bodoh lupa kalau saya memiliki Anda sepanjang hidup saya. Malah sebenarnya Anda yang selalu ada didekat saya, mendampingi setiap langkah suka dan duka. Sungguh saya bodoh, melewatkan Anda begitu saja. Dan mendadak saya teringat waktu-waktu kita bersama. Ya. Sudah lama sekali tapi saya dan Anda pernah begitu dekat. Semoga saya belum terlambat untuk memperbaiki hubungan kita. Maaf jika saya sempat berpaling. Saya salah. Tolong izinkan saya untuk kembali dan bersujud kepada Anda, Tuhan saya yang Esa.

Leave a comment »

MPASI Pertama

image

Bulan maret 2011 lalu, Sevn mulai MPASI. Karena saya masih awam dan belum sadar dapur, MPASI pertamanya bubur bayi instan..hehe.. Tapi lama kelamaan saya sadar yang serba instan itu ga baik, akhirnya bertekad untuk berkutat dengan blender dan belajar masak! Hahaha,, awalnya buah, lama² campur² sayur, oatmeal, sampai akhirnya diumur Sevn yang 1 tahun, saya kasih dia makan nasi dan sup yang bening² tanpa blenderan lagi. Sekarang sih makan apa aja masuk.. 🙂

Leave a comment »

White Lie

Apa c white lie? Kebohongan untuk
kebaikan? Kebaikan bagi siapa?
Kebaikan bagi si pelaku atau si objek
penderita? Darimana kita bisa tahu
bahwa white lie yang kita lakukan
merupakan pilihan terbaik bagi
semua?
Lantas bagaimana bila kebohongan
putih itu terungkap? Bukankah dapat
mempengaruhi rasa percaya
seseorang untuk orang lain?
Menurut saya, kebohongan untuk
kebaikan tetap saja merupakan
KEBOHONGAN! White lie hanya bentuk
retorika! Membuat orang lain menjadi
terpinggirkan. Menciptakan masalah
baru. Siapa yang dapat menjamin
bahwa white lie tersebut tidak akan
terungkap?!
Saya lebih memilih mengetahui sebuah
kebenaran, sepahit apapun itu. Karena
saya akan dapat mempelajari banyak
hal dari sebuah kenyataan skalipun itu
menyakitkan. Kejujuran merupakan
fondasi penting untuk membangun
rasa percaya terhadap orang lain.
Dalam kasus tertentu, mungkin saya
dapat mentolerirnya. Namun terkadang
orang lain mengatas namakan white lie
untuk melindungi diri sendiri, menjaga
nama baik, hingga demi menutupi
aktivitas menyimpang. Pada akhirnya
mereka hanya memikirkan kebaikan
bagi diri mereka sendiri.

-Posted on fb, January 1, 2009 at
6:43pm-

Leave a comment »

♥ my mom

Dia mungkin terlihat acuh, namun itu
adalah caranya u/ mengajarkanku
melihat dan menghadapi kehidupan.
Dia mungkin tak terbiasa meluapkan
setiap perasaan dalam kata, namun itu
mengajarkanku bahwa tindakan lebih
berarti daripada untaian kata.
Dia mungkin tidak akan menghapus
airmataku ketika ku menangis, namun
aku tau dalam hatinya pun ia
merasakan pedihku.
Dia mungkin terlihat lusuh dan sedikit
serampangan, tapi itu semua karena ia
terlalu sibuk membahagiakan orang2
disekitarnya.
Ia mungkin akan terbengong-bengong
tak mengerti jika ditanya tentang tetek-
bengek mode atau gadget mutakhir
atau gosip terhangat di negeri ini,
namun coba saja tanyakan padanya
bagaimana cara agar menjadi pribadi
tangguh&tidak bergantung pada
oranglain, dialah ahlinya.
Dibalik keluguan sikap dan sedikit
kecerobohan, ia menyimpan kekuatan
besar untuk tetap tegak berdiri dalam
keadaan apapun tanpa marah, kesal
ataupun menangis.
Tak jarang ia membuatku merengut
karena tak memberi apa yg kuingin
(tapi sesudahnya aku merasa sangat
tidak tau diri).. Namun ia selalu
memberikan apa yg paling
kubutuhkan.
Dia pulalah yg memberiku kacamata
hitam anti silau terhadap segala bentuk
konsumerisme (walaupun tak jarang
aku masih sering tersandung dlm hal
ini).
Melalui dirinya, aku juga masih belajar
tentang semangat hidup, keikhlasan,
kepasrahan, ketulusan, serta
kemampuan u/ menyimpan (dan
mengatasi) sendiri segala bentuk
kesusahan dan dukacita, dan berbagi
sukacita juga tawa.
Masih banyak lagi hal-hal yg tak akan
cukup untuk aku jabarkan.
Dia adalah …
Ibuku.

-Posted originaly by me on fb, December 16, 2010 at 5:50pm-

Leave a comment »